terkapar dalam sunyi, tersungkur dalam duka
pekat cerahkan hati, hitam warnai suka
tak ada bahagia, hanya sendu memekakan telinga
terikat dalam bougenvile yang memekar berbunga
sudahlah, cukup lelah akan semua peristiwa
fenomena tak henti membuat menangis dalam tawa
saatnya menyerah dalam takdir, diri berserah
diam dan nikmati, mencoba tabah dan pasrah
*G
Jakarta, 20 November 2011
Minggu, 20 November 2011
Langganan:
Postingan (Atom)
