Kamis, 27 Agustus 2009

"Inilah Aku"

aku adalah aku
inilah aku yang telah kau kenal
inilah aku yang telah kau temui
inilah aku apa adanya yang telah menyakitimu

aku adalah aku
beginilah sifatku
keras, egois, menyebalkan
aku tak butuh kau mengerti, aku hanya ingin kau tau
inilah aku apa adanya yang telah menghancurkanmu

aku bukanlah manusia yang sempurna
aku juga bukan seseorang yang patut kau puja
aku bukan aksara yang kau inginkan
aku hanya sesuatu yang diam. dingin. menghancurkan.
aku bukan Tuhan yang telah menciptakan segalanya

aku tak mengerti ilmu matematika
aku tak suka ilmu fisika yang pasti
aku hanya menganalisis apa yang terjadi
tapi, aku tak tau apa yang akan kamu telan
aku bukan dukun. paranormal.
yang tau akan kejadian setelah ini

aku akan berbicara lantang
jika aku benar dan menurutku yang kau lakukan salah
namun, aku akan diam membisu
jika aku salah dan kau telah melakukan yang benar

inilah hidupku
berjalan diatas roda yang telah berputar sesuai laju
yang telah diatur untuk hancur ditelan bumi
yang harus berjalan meski roda keras menghantam kerikil
dan yang harus bersyukur ketika berjalan di aspal yang mulus

aku terus mengalir
layaknya air mengaliri sungai dari hilir
yang selalu melewati batu untuk mengikisnya
tapi, pada akhirnya
aku akan berhasil melewatinya
dan menuju laut lepas yang tak terbatas


jakarta, 22 Agustus 2009
*G

1 komentar:

  1. suka nolis blog juga.
    puisi loe OK.
    bleh ne di buatin. hhe.. (ngareph)xp

    BalasHapus